Kaitan Disabilitas Dengan Kesehatan Mental

Orang yang hidup dengan cacat fisik atau penyandang disabilitas menghadapi sejumlah tantangan signifikan yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Bagi banyak orang, cacat fisik dan kesehatan mental berjalan seiring. Ketika Anda memenuhi kebutuhan fisik Anda, mungkin terlalu mudah untuk mengabaikan kesehatan mental Anda. Berikut adalah beberapa tantangan umum yang dihadapi oleh para penyandang disabilitas, serta beberapa cara untuk menjaga kesehatan psychological Anda.

Bagi banyak orang, kecacatan fisik dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk bekerja. Beberapa penelitian mengaitkan kekhawatiran tentang keuangan atau utang dengan risiko lebih tinggi untuk masalah kesehatan psychological. Selain tekanan finansial, pengangguran juga dapat menyebabkan depresi atau kecemasan bagi sebagian orang. Jika Anda tidak dapat bekerja karena keterbatasan fisik, hal itu dapat menimbulkan kehampaan dalam hidup Anda karena anyak orang menemukan kesenangan dan rasa identitas dalam pekerjaan mereka, sehingga kehilangan aspek kehidupan dapat memengaruhi kesehatan psychological bagi sebagian orang.

Survei menunjukkan bahwa orang-orang dengan keterbatasan ini sering mengalami perasaan isolasi sosial dan kesepian, yang juga dapat menyebabkan depresi dan masalah kesehatan mental lainnya. Tempat-tempat yang sulit diakses dan kesalahpahaman dari orang-orang kadang dapat menyebabkan perasaan ditinggalkan, terisolasi atau bahkan dijauhi. Penelitian terbaru menghubungkan kesepian dengan sejumlah masalah kesehatan lainnya, termasuk risiko lebih besar untuk kematian dini, demensia dan penyakit jantung, serta penurunan kekebalan. Dampak mental dan fisik dari rasa terisolasi dan kesepian dapat menjadi masalah yang cukup besar.

Seperti disebutkan di atas, hidup dengan disabilitas tidak harus berarti kualitas hidup yang lebih rendah, dan ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mendukung kesehatan psychological Anda. Berbicara dengan dokter Anda dapat menjadi langkah awal yang tepat. Ketika Anda mengunjungi dokter Anda, diskusikan gejala kesehatan mental Anda dan juga gejala fisik Anda. Dokter Anda dapat memberikan preferensi pertolongan yang Anda butuhkan terkait dengan keshatan mental Anda. Mengunjungi terapis juga dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda. Seorang terapis terlatih dapat membantu Anda mengatasi fase mengatasi dan menerima keadaan Anda, serta memberi Anda alat dan teknik untuk mengubah pemikiran negatif dan mengembangkan strategi mengatasi positif.

Cara yang dapat dikatakan paling mudah menjaga kesehatan adalah dengan berolahraga. Olahraga telah terbukti meningkatkan endorfin dan mendukung kesehatan mental. Olahraga dengan meditasi seperti yoga exercise merupakan pilihan yang paling tepat karena sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga serta meditasi dapat membantu mencegah atau mengimbangi dampak stres dan kecemasan.

Kegiatan sosial seperti bergabung dengan komunitas selain dapat menjadi tempat untuk menemukan teman dan orang yang mengerti apa yang Anda alami juga dapat membantu mencegah perasaan kesepian, isolasi, dan depresi yang terkait.